Pertemuan Netanyahu dan Putin Terkait Krisis Suriah

Wednesday, July 18th 2018. | Business

Berita timur tengah terkini– konflik timur tengah memang tidak pernah surut, berbagai intrik negara negara yang berkepentingan turut memperpanjang perang di timur tengah. Untuk mengetahui informasi terkait berita terutama timur tengah, kunjungi matamatapolitik. Rabu, 11 Juli 2018 pertemuan penting digelar oleh perdana menteri Benjamin Netanyahu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pertemuan tersebut secara umum membahas tuntutan Israel terhadap Rusia.

Beberapa kali bertemu, Rusia selalu mengingatkan bahwa Rusia tidak memiliki kewenangan lebih untuk mendorong Iran lepas dari Suriah. Seperti yang kita tahu, bahwa selama ini Iran tidak pernah meninggalkan Suriah, terutama saat negara tersebut mengalami konflik berkepanjangan. Campur tangan Iran terhadap Suriah membuat Amerika dan Israel geram karena mereka menduga bahwa Iranlah yang selama ini mendanai kelompok bersenjata di Suriah.

Rusia menegaskan bahwa yang mungkin untuk dilakukan adalah membujuk Iran untuk membawa pasukannya menjauhi perbatasan Suriah Israel di Dataran Tinggi Golan. Rusia memang menjadi salah satu negara yang dekat dengan Iran, hubungan kedua negara tersebut cukup baik baik terutama dari aspek keamanan.

Nyatanya, para perwira dan pengamat Iran serta Hizbullah turut berpartisipasi terhadap penaklukan tentara Suriah di Distrik Dara. Bahkan dikabarkan bahwa pasukan tersebut semakin mendekati wilayah yang dikuasai pemberontak.

Upaya yang dilakukan Israel dan Amerika untuk menahan Iran turut campur lebih dalam tentunya adalah dengan mendekati kawan dekat Iran, yaitu Rusia. Berdasarkan majalah Amerika New Yorker, Arab saudi, Uni Emirat Arab dan tentunya Israel telah bertemu dengan Trump dan membicarakan kemungkinan pembatalan sanksi terhadap Rusia. Perlu diingat bahwa Rusia sejak 4 tahun lalu menerima sanksi setelah Rusia nekat menduduki Ukraina dan semenanjung Krimea. Pembatalan sanksi tersebut dapat dilakukan jika Rusia berhasil membuat Iran berhenti turut campur terhadap konflik Suriah.

Beberapa pihak menilai bahwa ada kemungkinan Vladimir Putin tertarik untuk turut menyelesaikan krisis Suriah dengan cara membuat Iran lepas tangan dari Suriah. Sebagai imbalannya, sanksi terhadap Rusia yang selama ini diberlakukan akan diakhiri.

Seorang pejabat senior Israel bahkan sangat yakin bahwa perjanjian antara Amerika dan Rusia ini sangat mungkin terjadi, kemudian akan membuat Iran keluar dari Suriah. Jika hal tersebut terjadi, diyakini pula bahwa hubungan antara Amerika dan Rusia akan semakin dekat.

Tapi upaya tersebut bisa jadi gagal, mengingat kemauan keras Iran untuk selalu turut campur terhadap krisis Suriah sepertinya tidak bisa dinegosiasikan ulang. Berita timur tengah terkini selanjutnya dapat Anda gali pada website matamatapolitik.com.

tags: ,